Entri Populer

Jumat, 08 Agustus 2014

SIMULASI DIGITAL



SIMULASI DIGITAL

1. Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan
Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia. Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward(1998:16) mengenai komunikasi manusia yaitu:
Human communication is the process through which individuals –in relationships, group, organizations and societies—respond to and create messages to adapt to the environment and one another. Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.
Menurut Frank E.X. Dance dalam bukunya Human Communication Theory terdapat 126 buah definisi tentang komunikasi yang diberikan oleh beberapa ahli dan dalam buku Sasa Djuarsa Sendjaja Pengantar Ilmu Komunikasi dijabarkan tujuh buah definisi yang dapat mewakili sudut pandang dan konteks pengertian komunikasi. Definisi-definisi tersebut adalah sebagai berikut:
  • Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak). Hovland, Janis & Kelley, 1953
  • Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain. Melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain. Berelson dan Stainer, 1964
  • Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?) Lasswell, 1960
  • Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. Gode, 1959
  • Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego. Barnlund, 1964
  • Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan. Ruesch, 1957
  • Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya. Weaver, 1949

2. Jenis Jaringan Dalam Komunikasi
Ada 3 jenis komunikasi, yaitu :
  1. Komunikasi Formal
  2. Informal
  3. Non Formal
Adapun penjelasannya sebagai berikut:
  1. Komunikasi formal adalah suatu proses komunikasi yang bersifat resmi dan biasanya dilakukan di dalam lembaga formal melalui garis perintah atau sifatnya instruktif , berdasarkan struktur organisasi oleh pelaku yang berkomunikasi sebagai petugas organisasi dengan status masing - masing yang tujuannya menyampaikan pesan yang terkait dengan kepentingan dinas . Suatu komunikasi juga dapat dikatakan formal ketika komunikasi antara dua orang atau lebih yang ada pada suatu organisasi dilakukan berdasarkan prinsip - prinsip dan struktur organisasi .
  2. Komunikasi Informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi , akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi . Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal , penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu , gosip , atau rumor . Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat , carilah sumber informasi yang dapat dipercaya , selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif . Informasi dalam komunikasi informal biasanya timbul melalui rantai kerumunan di mana seseorang menerima informasi dan diteruskan kepada seseorang atau lebih dan seterusnya sehingga informasi tersebut tersebar ke berbagai kalangan . Implikasinya adalah kebenaran informasi tersebut menjadi tidak jelas atau kabur . Meski demikian komunikasi informal akan untuk memenuhi kebutuhan sosial , mempengaruhi orang lain , dan mengatasi kelambatan komunikasi formal yang biasanya cenderung kaku dan harus melalui berbagai jalur terlebih dahulu.
  3. Komunikasi Non Formal adalah proses komunikasi yang berada di antara yang formal atau resmi dengan yang tidak resmi atau informal . Komunikasi jenis ini biasanya berupa komunikasi yang berhubungan dengan hubungan pribadi .
3. Tujuan Komunikasi Dalam Jaringan
          ~   Membagi sumber daya, misalnya membagi printer, CPU, memori, ataupun harddisk.
          ~   Komunikasi, misalnya e-mail, instant messanging, chatting.
          ~   Akses informasi, misalnya web browsing. ( http://ID .wikIPedia.org/wiki/Jaringan_komputer ) Menurut Lukas, berdasarkan arah transmisinya, komunikasi data mungkin berupa simplex, half-duplex, atau full-duplex.
          ~   Simplex  Pada  simplex, signal hanya ditransmit satu arah saja dimana satu stasiun sebagai pemancar dan yang lainnya sebagai penerima. Pada sistem ini aliran data hanya dapat terjadi ke satu arah saja.
          ~   Half-duplex  Dalam operasi ini, kedua stasiun mungkin melakukan pengiriman, tapi tidak bisa bersamaan melainkan beroperasi gantian. Pada sistem ini aliran informasi dapat terjadi kedua arah tetapi  tidak dapat bersamaan.  
          ~   Full-duplex  Dalam operasi full duplex, kedua stasiun  mungkin mentransmisi secara serentak. Pada sistem ini aliran dapat terjadi kedua arah pada saat yang bersamaan. Sistem ini dapat terjadi hanya menggunakan sebuah saluran komunikasi data atau dengan menggunakan dua saluran komunikasi data

4. Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan
Dalam suatu jaringan komunikasi terdapat fungsi-fungsi khusus yang dilakukan individu, seperti star, opinoin leader, liaison officer, bridge, dan isolate. Dari data Tabel 1 serta dari sosiogram dan sosiomatrik yang terbentuk, dapat diidentifikasi fungsi-fungsi khusus tersebut.
  • Star
      Star adalah seorang individu dalam jaringan komunikasi yang paling dikenal (populer) oleh anggota-anggota lainnya. Star ditunjukkan oleh banyaknya jumlah pilihan terbanyak yang ditujukan kepada seorang individu dari individuindividu lain dalam suatu jaringan komunikasi. Dalam jaringa komunikasi KWT
  • Opinion Leader
      Opinion Leader adalah orang yang menjadi pemuka pendapat dalam suatu kelompok/sub kelompok. Opinion Leader dalam jaringan komunikasi ditunjukkan dengan adanya individu yang mempunyai jumlah hubungan komunikasi lebih banyak daripada rata-rata jumlah hubungan komunikasi individu-individu lain dalam jaringan komunikasi, khususnya hubungan komunikasi yang mengarah pada individu tersebut.
  • Bridge
      Bridge adalah anggota suatu kelompok/sub-kelompok yang berhubungan dengan kelompok/sub kelompok lainnya. Dalam jaringan komunikasi KWT Mekarsari, Opinion Leader yang ada sekaligus berfungsi sebagai Bridge, karena sebagai sesama pengurus mereka sering bertemu untuk membicarakan masalah-masalah kelompok. 
  • Liaison Officer
      Liaison Officer (LO) adalah orang yang menghubungkan dua atau lebih kelompok/sub kelompok, akan tetapi dia bukan anggota salah satu kelompok/sub kelompok. 
  • Isolate
       Isolate adalah mereka yang tersisih dalam suatu kelompok/sub kelompok.

5. Komponen Pendukung Komunikasi Dalam jaringan
  1. Modem
    Modem merupakan suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer ke jaringan internet melalui jaringan telepon standar. Modem merupakan kependekan dari modulator/demodulator. Ini berarti modem bekerja mengkonversi sinyal digital dari komputer menjadi bentuk sinyal analog agar dapat ditransmisikan melalui jalur telepon. Kemudian modem ini juga mengkonversi ulang sinyal analog tersebut menjadi sinyal digital agar dapat diterima oleh komputer. Kecepatan modem bervariasi, tetapi yang sekarang umum digunakan adalah modem dengan kecepatan 56 Kbps.
  2. Hub
    Hub merupakan komponen yang digunakan untuk membangun jaringan dengan topologi star. Biasanya kabel yang digunakan untuk menghubungkan hub dengan komputer adalah kabel dengan jenis twisted pair, dengan konektor RJ-45.


  3. Switch
    Fungsi komponen ini sama dengan hub, tetapi switch umumnya lebih "cerdas" dan memiliki performa tinggi dibanding hub (harganya pun lebih mahal).
  4. Repeater
    Komponen ini berfungsi sebagai penguat sinyal pada jaringan yang menggunakan topologi bus. Kabel yang digunakan adalah kabel coaxial.
  5. Bridge
    Komponen ini lebih simpel dan murah dibanding router. Bridge hanya menyampaikan paket, namun tidak bisa memilah paket-paket mana yang akan disampaikan ke segmen yang lain. Bridge dapat meningkatkan performa jaringan dengan cara mengeliminasi traffic yang tidak dibutuhkan, sehingga dapat mengurangi peluang terjadinya collision.
  6. Router
    Komponen ini lebih kompleks dan mahal dibandingkan dengan komponen yang lain. Router dapat melakukan routing dari satu LAN ke LAN yang lain, artinya router dapat menentukan rute terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan.

Minggu, 02 Desember 2012

Tugas Bahasa Inggris Review Journal



Tugas Bahasa Inggris Review Journal

Nama         : Guntur Wicaksono
NIM          : 0102512078
Jurusan      : S2 Manajemen Pendidikan
Blog          : gunturwicak.blogspot.com


Rintoul H. M. and Goulais L. 2010. Vice Principalship and Moral Literacy: Developing a Moral Compass, Educational Management Administration & Leadership 2010 38: 745 DOI: 10.1177/1741143210379061, The online version of this article can be found at: http://ema.sagepub.com/content/38/6/745. Diunduh tanggal 02 Desember 2012.

Review:

Kebiasaan Buruk Jabatan Kepala Sekolah dan Pembelajaran Moral: Mengembangkan Pedoman Moral

Penelitian ini menyelidiki kebiasaan buruk jabatan kepala sekolah dan pengembangan pelaksanaan pedoman moral. Menggunakan studi kasus Ontario Canada utara, menceritakan bagaimana kebiasaan buruk tiga kepala sekolah menengah lebih lanjut tentang pembelajaran moral mereka sendiri, melalui pelaksanaan peran profesional mereka, bagaimana praktek-praktek seperti pengambilan keputusan profesional, refleksi diri dan penggunaan pesan diri pribadi dapat memperbaiki moral. Pengambilan data menggunakan wawancara dan memata-matai untuk menyelidiki bagaimana partisipan mengendalikan tantangan kebiasaan buruk jabatan kepala sekolah dan bagaimana partisipan mendifinisikan dan mengukur kesuksesan. Terbukti dalam pekerjaan ini, partisipan memiliki tujuan moral, visi dari arah yang mereka tuju, dan prinsip-prinsip panduan untuk mengarahkan tindakan mereka. Mereka dikembangkan, dan terus mengembangkan, kualitas kritis refleksi diri, pengaturan diri, fleksibilitas dan toleransi untuk berbuat ambigu. Partisipan memanfaatkan kebijakan pendidikan, bukan sebagai bukit untuk mati di atas tetapi sebagai penanda navigasi dalam badai di mana mereka bergerak serius, bijaksana, reflektif, dan dengan hati-hati. Tentu saja partisipan mengalami perjuangan moral yang banyak dalam peran profesional mereka, namun di luar ini kita rasakan kejelasan tujuan dan rasa berani dalam menjalankan tugas.

Minggu, 25 November 2012

Tugas Bahasa Inggris (Translate Descriptive Research)




Tugas Bahasa Inggris

Nama         : Guntur Wicaksono
NIM          : 0102512078
Jurusan      : S2 Manajemen Pendidikan
Blog          : gunturwicak.blogspot.com

PENELITIAN DESKRIPTIF

Penelitian deskriptif melibatkan pengumpulan data untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan mengenai status subjek penelitian. Penelitian deskriptif menyimpulkan dan melaporkan situasi yang benar terjadi. Salah satu ciri umum dari penelitian deskriptif yaitu melibatkan penilain sikap atau pendapat terhadap kondisi individu, organisasi, peristiwa, atau tatacara; poling sebelum pemilu dan survei penelitian pasar adalah contoh dari salah satu jenis penelitian deskriptif. Data deskriptif yaitu data yang dikumpulkan melalui survei kuesioner, wawancara atau observasi.

Penelitian deskriptif terdengar sangat sederhana, sebenarnya jauh dari sederhana, namun bukan hanya sekedar bertanya dan melaporkan jawaban. Sejak awal dalam penyusunan pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan yang belum pernah ditanyakan sebelumnya, instrumen biasanya harus dikembangkan sesuai dengan penelitian tertentu, pengembangan instrumen membutuhkan waktu dan ketrampilan. Masalah utama yang lebih rumit dalam penelitian deskriptif adalah kurangnya respon-kesalahan dari subjek untuk mengembalikan kuesioner atau menghadiri wawancara yang telah dijadwalkan. Jika tingkat respon rendah, kesimpulan yang sebenarnya tidak dapat ditarik. Sebagai contoh, misalnya Anda sedang meneliti untuk menentukan sikap kepala sekolah terhadap penelitian. Anda mengirim kuesioner kepada 100 Kepala sekolah dan bertanya,"Apakah Anda biasanya bekerja sama jika diminta untuk berpartisipasi dalam kegiatan penelitian? Misalkan 40 Kepala sekolah merespon dan mereka semua menjawab "ya". Bisakah Anda kemudian menyimpulkan seluruh Kepala sekolah bekerja sama? Tentu tidak! Meskipun semua orang yang menanggapi  menyatakan "ya", 60 Kepala Sekolah itu yang tidak menanggapi mungkin tidak pernah bekerja sama dalam kegiatan penelitian. Akhirnya mereka tidak bekerja sama dengan Anda! Pengamatan penelitian juga memiliki kompleksitas yang tidak nampak. Pengamatan harus dilatih dan format harus dikembangkan sehingga data akan dikumpulkan secara  obyektif dan dapat dipercaya.

Berikut ini adalah contoh pertanyaan khusus wawancara menurut kegiatan penelitian deskriptif:
  1. Bagaimana guru kelas dua menghabiskan waktu mereka? Guru-guru kelas dua akan diamati untuk jangka waktu tertentu dan hasilnya akan disajikan dalam prosentase, misalnya, 60% dari waktu mereka dihabiskan untuk mengajar, 20% bertanya atau menjawab pertanyaan, disiplin administrasi 10% dan 10% mengerjakan tugas administrasi, seperti mengumpulkan uang susu.
  2. Bagaimana kemungkinan pilihan suara warga Yortown dalam pemilihan presiden mendatang? Sebuah survei dilakukan kepa`da warga Yortown yang akan memilih dengan (kuesioner atau wawancara), dan hasilnya akan disajikan dalam prosentase, misalnya, 70% mengindikasikan mereka akan memilih Peter Murni, 20% untuk Graft George, dan 10% ragu-ragu.
  3. Bagaimana pendapat orangtua tentang pembagian-pergeseran hari sekolah? Orang tua akan disurvei dan hasilnya akan disajikan dalam bentuk prosentase untuk mengetahui berapa yang menolak, atau ragu-ragu.